Pakai Hidung, Inilah Cara Burung Bertahan Hidup

Ilmuwan mengklaim indera penciuman menjadi cara optimal bagi burung di zaman dinosaurus untuk bertahan hidup. Berbeda dengan dinosaurus, burung terus hidup. Kenapa?

Ilmuwan percaya, meskipun burung berevolusi menjadi makhluk lebih kecil, berbulu namun ternyata indera penciuman mereka tetap berkualitas sejalan meningkatnya sistem keseimbangan dan koordinasi penerbangan hewan ini.

“Indera penciuman itulah yang membantu kehidupan burung,” ujar Darla Zelenitsky, ahli paleontology di University of Calgary.

Untuk melihat bagaimana indera penciuman burung berubah sejalannya evolusi, ilmuwan menganalisis 130 jenis burung yang hidup, tujuh fosil burung dan 20 jenis fosil dinosaurus Theropoda serta Tyrannosaurus rex.

Ilmuwan menemukan bahwa indera penciuman burung berkembang dengan baik selama evolusi Theropoda menjadi burung modern. Namun, ada beberapa jenis burung yang mengalami penurunan kualitas penciuman.

“Beberapa burung modern menunjukkan kualitas penciuman yang baik untuk mencari makan dan navigasi. Ini menjadi keunggulan kompetitif atas dinosaurus lain untuk bertahan hidup,” kata Zelenitsky yang mempublikasikan penelitiannya di jurnal Proceedings of the Royal Society B.

(Inilah.com)

Iklan

Tentang Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s