Wah, Ternyata Bau Kaus Kaki Bekas Disukai Nyamuk Malaria

Tahukah Anda, ada yang lebih efektif untuk mengusir nyamuk selain obat semprot atau kelambu, yakni kaus kaki bekas. Ya, kaus kaki bekas yang baunya mungkin tak sedap itu sangat disukai nyamuk malaria.

Adalah Dr.Bart Knols, ilmuwan dari Belanda, yang pertama kali mengetahui bahwa nyamuk tertarik pada bau kaki manusia. Ia sengaja berdiri telanjang di dalam kamar gelap untuk mengetahui bagian tubuh mana yang paling disukai nyamuk untuk digigit. Ternyata bagian kaki adalah favorit nyamuk.

Akan tetapi selama 15 tahun, “ilmu” tersebut belum banyak membantu para ilmuwan dalam mencegah gigitan nyamuk, terutama yang bisa menimbulkan penyakit seperti halnya nyamuk malaria.

Kemudian Dr.Fredros Okumu, kepala projek riset dari Tanzania Ifakara Health Institute, menciptakan campuran 8 jenis zat kimia untuk menemukan bau yang paling tepat untuk menarik nyamuk. Nyamuk-nyamuk yang dipancing dengan bau seperti bau kaus kaki bekas itu kemudian masuk dalam perangkap lalu diberi zat racun. Cara ini cukup efektif untuk membunuh 95 persen nyamuk. Jebakan itu diletakkan di luar ruangan.

“Jebakan dengan bau khas kaki manusia itu menarik nyamuk empat kali lebih banyak,” kata Okumu yang mengerjakan projek ini selama 2 tahun.

Ia menjelaskan penelitian masih akan dilanjutkan untuk mengetahui tempat yang paling cocok untuk meletakkan jebakan. Bila diletakkan terlalu dekat dengan manusia maka ada kemungkinan nyamuk lebih tertarik untuk menggigit manusia, tapi jika jaraknya terlalu jauh jebakannya akan kurang efektif.

Prototipe jebakan yang dibuat Okumu masih cukup mahal karena itu ia berharap ada pabrik yang bisa memproduksi jebakan itu secara masal sehingga bisa dijangkau masyaraktat luas.

Atas inovasinya ini Okumu yang tahun lalu menerima dana riset 100.000 dollar Amerika mendapat tambahan 775.000 dollar AS dari Yayasan Bill and Melinda Gates untuk melanjutkan projeknya dalam pencegahan penyakit malaria.

Walau pun secara global infeksi penyakit malaria telah berkurang tetapi masih ditemukan 220 juta kasus malaria baru setiap tahunnya. PBB menyebutkan dari jumlah tersebut 800.000 orang meninggal dunia, terbanyak adalah anak-anak.

(kompas.com)

Tentang Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s